Cara Budidaya Ulat Hongkong Mutakhir

ULAT HONGKONG – Kali ini saya akan membagikan cara bagaimana sukses dalam usaha ternak ulat hongkong, hewan satu ini mulai banyak dilirik oleh banyak pengusaha sebagai mata pencarian mereka. Kenapa bisa seperti itu, sebab jika kita pikirkan para pengkoleksi burung kicau dan burung lain sekarang sudah tidak umum lagi bukan, tapi melainkan sudah sangat-sangat umum sekali.

Ya maka disinilah ulat hongkong yang satu ini bisa sangat berperan penting untuk perkembangan burung kicauan maupun hewan peliharaan lain.

Karena hewan yang satu ini mengandung banyak protein dan kalori yang dibutuhkan burung di dalamnya, tidak heran lagi banyak di toko-toko burung sekarang yang sering kehabisan stok ulat karena sangking banyaknya pembeli dan peminat.

Jadi jika anda berfikir untuk menjadi pengusaha hewan yang satu ini maka itu adalah pilihan yang tepat sekali, tapi dengan syarat para penggemar burung ini masih ada juga, dan tetap konsisten hingga waktu-waktu kedepanya. Berikut beberapa hal yang anda perlu ketahui dalam cara budidaya ulat hongkong nantinya.

Jual Ulat Hongkong Pakan dan Ulat Lainnya. Cek Harga Hub: 085327787637

Pengambilan Induk Ulat

ulat hongkong dan prosesnya
Aneka Burung Kicau & Suara Burung Kicau

1. Untuk mengambil induk usahakan beratnya sekitar 1 kg agar perkembangan ulat nantinya bisa berkembang dan memiliki ukuran yang sama besar, yaitu sekitar panjang 15 mm x lebar 4 mm.

Sedang untuk ulat yang sudah dewasa memilki ukuran yaitu panjang 15 mm x 3 mm, setelah itu barulah ulat tersebut akan menjadi kepompong sekitar 7 sampai 10 hari, secara bergantian.2. Pengambilan kepompong ini harus dilakukan selama 3 tiga hari sekali, supaya kepompong nantinya bisa dipisah dan ditempatkan pada kotak tersendiri, lalu barulah dalam waktu serentak mereka akan menjadi kumbang.

3. Intinya kepompong yang dipilih haruslah yang sudah berwarna putih kecoklatan, cara pengambilannyapun tidak sembarangan harus secara hati-hati jangan sampai lecet atau cacat, apabila terjadi kesalahan maka kepompong akan mati dan busuk.

Kepompong yang tadinya sudah dipilih, bisa kita taruh di dalam kotak kandang yang sudah diberi alas koran, kemudian baru bisa disebar sedemikian rupa, yang perlu di ingat kepompong jangan sampai bertumpuk, jika sudah selesai maka tutup kembali menggunakan kertas koran hingga rapat diatasnya.

4. Barulah dalam usia 10 hari kepompong akan menjadi kumbang, apabila kita lihat sayap kumbang masih berwarna kecoklatan jangan diambil dulu, biarkan sampai kepompong berwarna hitam mengkilat dan barulah kumbang siap ditelurkan.

Sebenarnya ada lagi trik lain yang lebih mutakhir dari pada membuat induk kepompong sendiri, (yaitu dengan cara mencarinya langsung di bawah kandang ayam peternak tepatnya di bawah lantai kotoran ayam, menggunakan kardus telur yang sudah di buat lembab oleh air prebiotik khusus).

Tunggu hingga beberapa jam sampai kumbang-kumbang tersebut berkumpul di kardus tadi, baru dengan cara inilah  kumbang nantinya akan berkumpul lalu dengan mudah kita bisa kumpulkan, cara ini sangat efektif dan mudah tidak perlu membudidaya induk kumbang sendiri.

Satu kotak kandang rata-rata bisa di tebari 1 kg kumbang, lalu harus diberikan janggel jagung atau bisa juga kapas sebagai media untuk bertelur, dengan cara media tersebut harus di ratakan juga.

5. Pembibitan ini dibiarkan sampai 7 hari dan bila waktu bertelur telah selesai, maka kumbang yang sudah terpisah dari janggel dan kapas, rata-rata tingkat kematian pada kumbang ini bisa 2 sampai 4 persen dalam sekali pemindahan kotak kandang.

6. Janggel jagung dan kapas yang ada telurnya tadi harus disimpan dalam kotak kandang terpisah lalu di bagi dalam 2 kotak kandang telur akan mulai menetas setelah 7 hari atau lebih, setelah usia ulat sudah mencapai 21 hari barulah kita pisahkan ulat bibit dari janggel atau kapasnya.

Cara Lengkap Budidaya Ulat Hongkong

ulat hongkong
ulat hongkong – blogger

Mungkin saja ada dari anda yang benar-benar berminat ternak ulat hongkong, maka saya akan beri cara yang mutakhirnya dengan berbagai tips cara beternak ulat hongkong untuk burung kicau berikut ini.

Ulat hongkong yang hanya mempunyai siklus hidup yang relatif cepat kurang lebih sekitar 6 bulan saja, Menunjukan berarti jika kita mau beternak ulat hongkong maka tidak membutuhkan waktu lama untuk panen. Jual Ulat Hongkong Pakan dan Ulat Lainnya. Cek Harga Hub: 085327787637.
Saya ingatkan lagi ya nilai bisnis ini, selama pecinta burung masih ada maka peluang sukses beternak ulat hongkong juga masih sangat menjanjikan, tapi jika anda tidak berniat menjual ulat hongkong ke konsumen, anda nantinya bisa gunakan sendiri untuk diberi ke burung kicau milik anda.

Bahan Yang di Siapkan

ulat hongkong
YouTube
  1. Tempat kotak kandang atau kotak plastik ukuran secukupnya tergantung skala ternak anda jika skala cukup besar bisa menggunakan kotak kandang kayu yang lebih besar, kotak ini umum dan sering dibuat oleh para peternak.
    ulat hongkong
    blogger
  2. Dedak atau tempat lain di sebut bekatul sebagai media dasar ternak. Dedak berfungsi sebagai media tempat tinggal dan juga untuk menjaga kelembaban kotak agar ulat hongkong tidak mati.
    ulat hongkong
    talitakum indonesia – blogger
  3. Pakan ulat hongkong bisa semuah limbah sayuran, limbah roti, limbah buah buahan, limbah dapur, limbah daging, kalau bisa yang garing kalaupun basah tidak apa-apa yang peting airnya tidak banyak.
    ulat hongkong
    blogger

 Tahapan Beternak Ulat Hongkong

ulat hongkong
HUB jual Ulat Hongkong 085327787637
  1. Masukkan dedak atau bekatul ke dalam kotak plastik atau kandang kotak kayu yang berukuran 1m x 70 cm x 15 cm tadi secara merata, lalu sesuaikan isi bekatul sekitar 3kg per kotaknya.
  2. Pindahkan kumbang ke kotak baru yang telah ditaburi dedak. Setiap mau memberikan pakan berilah limbah pakan untuk kumbang sekitar satu kepal tangan per kotaknya.
  3. Kumbang akan bereproduksi dengan cara kawin di janggel atau kapas dan bertelur di dalamnya.
  4. Pisahkan telur dari kumbang dengan cara diayak menggunakan ayak yang lubangnya pas dengan telur.
  5. Telur kumbang akan menetas dengan sendirinya dan menjadi larva ulat, sambil menyemprotnya dengan prebiotik khusus, pagi dan sore hinga lembab setiap hari.
  6. Saat telur sudah menjadi larva ulat, berikanlah pakan berupa atau limbah ampas tahu atau limbah organik lainya dua kali sehari.
  7. Tunggu sampai 21 hari dan ulat hongkong sudah siap untuk dipanen.
  8. Jika kumbang sudah bertelur, maka tunggulah sampai 10 hari lagi. Setelah 10 hari maka pisahkan telur dan kumbangnya.
  9. Masukkan ulat hongkong yang sudah di bagi 2 tadi lalu isi setiap kotaknya dengan 3 kilo bekatul.
  10. Masukkan limbah pakan ulat hongkong ke kotak kandang 1 hari 2-3 kali dengan kapasitas setengah atau 1 kg per kotaknya, dalam hal ini kami lebih cenderung menggunakan ampas tahu karena pakan ini lebih efektif.
  11. Taruh kotak di ruangan yang hangat ulat akan jauh merasa nyaman dan tumbuh bagus.
  12. Pengecekan atau kontrol dilakukan setiap hari, tujuan utama adalah untuk mengecek ketersediaan pakan dan membuang sisa-sisa makanan yang tidak bisa dimakan atau kotoran ulat yang menggumpal.
  13. Trus beri makan dan seprot prebiotik khusus ulat tersebut hinga ukuranya sudah dirasa besar, ya mungkin sekitar umur dua minggu
Jika anda sudah ahli dan berpengalaman dalam mengetahui trik merawatnya, maka waktu produksi anda lama kelamaan akan semakin cepat dan membaik ,selain itu tenaga yang kita keluarkan sangat sedikit, hanya waktu panen saja tenaga terasa berat.
Kita hanya perlu mengontrol, setiap hari menyediakan pakan dan memisahkan telur dari kumbang, ya mungkin dari anda akan ada yang minat dengan ternak ini, bisa anda bertanya nantinya di komentar. Jual Ulat Hongkong Pakan dan Ulat Lainnya. Cek Harga Hub: 085327787637.

Cara Memberi Pakan

limbah sayur
rumah-sampah.blogspot.com

1. Pemberian Pakan Untuk Ulat Bibit

A. Untuk satu kotak beri makanan sekitar 500 gr, atau satu kepal tangan dengan interval waktu 2 kali sekali. Atau apabila makanan sudah benar-benar bersih, dengan cara makanan di sebarkan merata, gunanya supaya kepompong yang ada, tidak tertimbun makanan karena apabila tertimbun karena tidak rata hal ini menjadikan kepompong akan busuk tertimbun.

B. Selain ampas tahu dan dedak, makanan sebaiknya dicampur dengan tepung dagin bangkai tulang atau ampas tujuannya agar kepompong segera besar.

C. Pemberian pakan untuk kumbang, jangan terlalu banyak dan caranya disebar merata sekitar 300 gr per kotak dua kali makan per hari, dengan setelahnya di iringi semprot prebiotik khusus.

2. Pemberian Makan Ulat Kecil.
Apabila ulat masih ada dalam janggel atau kapas, sebaiknya pemberian pakan dengan limbah sayuran, capcay atau selada, bayam nasi juga bisa, dengan berat sekitar 500 gram per kali makan.

Caranya sama tinggal disebar tunggu sampai makanan itu habis, baru diberi lagi. Apabila ulat sudah terpisah dari janggel atau kapas, pemberian pakan naik sekitar 1 kg, dengan cara disebar merata dan setelanya di semprot prebiotik khusus.

Sampai ulat memiliki ukuran panjang 6 mm dan diameternya 1,5 mm. Untuk ulat dewasa, pemberian pakan naik lagi sampai 1,5 kg per kotak, dengan cara disebar lalu setelahnya di semprot prebiotik hingga lembab.

Tempat Peternakan

ulat hongkong
budidayaulatkandangsambongrejotuban.blogspot.com

Usahakan untuk tempat peternakan ini, terbuat secara permanen atau terbuat dari kayu, besi maupun batu bata. Tujuannya, agar terhindar dari tikus atau hama semut dan lainya. tempat bangunan harus tertutup lebih baik ada atap atau ubin di atasnya.

Suhu yang hangat bisa mempengaruhi pertumbuhan ulat. Usahakan suhu dalam ruangan, antara 29 – 30 derajat celcius dan polar, dedak selalu lembab prebiotik, tidak terlalu panas namun hangat merupakan suhu terbaik untuk ternak ini.

Penyakit Ulat Hongkong dan Penanggulanya

Ciri-ciri ulat yang terkena penyakit adalh kulit ulat berwarna kuning kehitam-hitaman, cara mengatasinya jangan terlalu banyak diberi makan dari daun-daunan, dan jangan terlalu banyak diberi dedak polar.

Ulat mati berwarna merah apabila hal ini terjadi, maka cara mencegahnya adalah memberi pakan tidak boleh terlalu basah. Hal ini harus segera diatasi karena penyakit ini selain menular menyerang dengan cepat bahaya pokoknya.

Ulat mati berwarna hitam, hal ini terjadi apabila pemberian makanan ini terlalu banyak di konsumsi ulat dewasa atau overdosis. Jual Ulat Hongkong Pakan dan Ulat Lainnya. Cek Harga Hub: 085327787637.

Kapasitas Produksi Ternak Ulat Hongkong

Kapasitas produksi dengan induk ulat dewasa sekitar 1 kg, jika dinilai keseluruhan kepompong akan dapat menghasilkan 900 gr secara bertahap dalam 10 kali pengambilan kepompong.

Dari 900 gr kepompong, maka akan bisa menghasilkan 700 gr kumbang sehat siap bertelur, dengan tingkat kematian kepompong menjadi kumbang sekitar 2% setiap pengambilan kumbang.

Dari 1 kg ulat bibit, maka bisa menghasilkan 33,1 kg ulat siap jual, dengan nilai rincian sebagai berikut.

Target penghasilan dapat dicapai apabila tingkat kematian kumbang hanya 1 % dan makanan terjamin ada, serta perkembangannya bagus tanpa penyakit.

Tinggalkan komentar