SOP & Aturan Kerja Spv

Masuk Ceck Lock 07.30 

Masukan keloker atau meja yg di sediakan (tas barang”)

Briving job pekerjaan setiap divisi 

Cek Jobdesk harian para pekerja apa saja yg dilakukan

Membuat hasil laporan post para Admin masukan Spredsheat

Cek stok unit yang habis masukan speadsheat dan ss ke grup per divisi suruh mereka produksi

Cek unit setelah jadi pastikan tidak ada garapan salah atau GC

Cek unit setelah jadi pastikan lengkap jika tidak segera order laporan di grup

Pastikan kualitas aman setiap hasil kerja Divisi ABCD 

Tanya kekurangan bahan dll, langsung lapor grub dan lakukan order pembelian

Sebulan sekalih buat kesimpulan apa yg kalian dapatkan 

Data deal Admin spredsheat
Data deal khusus spredsheat owner

Kontroling pekerja setiap divisi 3X

Cek kualitas unit rapi bersih layak lengkap
Data laporan kerja setiap divisi spredsheat 

Quality control sebelum kirim   

Update data stok unit spredsheat 

Purchase order bahan online & offline
Catat data barang datang

Opname Bahan & Sperpat Per Divisi (Proses)
– Las ✓ jumlah stock (Proses)
– Cat ✓ jumlah stock ✓
– Setting ✓ jumlah stock (Proses)
– Etalase ✓ jumlah stock ✓
– Rak ✓ jumlah stock ✓

Cek Alat Per Divisi (Proses)
– Las ✓ jumlah rill (Proses)
– Cat ✓ jumlah rill ✓
– Setting ✓ jumlah rill ✓
– Etalase ✓ jumlah rill ✓
– Rak ✓ jumlah rill ✓
– Supir (Proses)
– Evaluasi Alat Divisi yang Rusak (Proses)

– Cashflow ✓
– Belanja (Proses)

Bertugas mengawasi, mengingatkan, dan mengarahkan staf operasional agar mencapai target perusahaan

Kontroling piket kantor & gudang, siapa dan apa yg dilakukan, jika sudah d ingatkan dan belum di kerjakan SP dia (buat laporan ke owner wa/spreadsheat)

Lihat apa saja yg kurang di setiap divisi entah bahan / etos kerja / atitude mereka (buat laporan ke owner wa/spreadsheat)

Kontroling pekerja setiap divisi gudang dan admin 3 kali sehari

Cek hasil kerja mereka cek jika ada kesalahan atau kurang rapi suruh perbaiki

Buat laporan hasil kerja per divisi

Divisi Pom kendala apa saja dan siapa pelakunya

Divisi Rak kendala apa saja dan siapa pelakunya

Divisi Etalase kendala apa saja dan siapa pelakunya

Divisi Admin kendala apa saja dan siapa pelakunya

Divisi Supir kendala apa saja dan siapa pelakunya

Buat hasil kesimpulan apa saja kerusakan dan kendala yg di jumpai siapa orangnya

Mengatur tempat kerja tetap kondusif bersih dan tertata

Data pemesanan pindahkan ke spredsheat khusus admin

Data pemesanan pindahkan khusus spredsheat saya

Opname Bahan & Sperpat Per Divisi
– Las jumlah stock
– Cat jumlah stock
– Setting jumlah stock
– Etalase jumlah stock
– Rak jumlah stock

Tanyakan kebutuhan alat per divisi atau keadaan alat per divisi

Cek jumlah alat per divisi
– Las jumlah rill
– Cat jumlah rill
– Setting jumlah rill
– Etalase jumlah rill
– Rak jumlah rill

Jika ada yg hilang atau jangkal SP dan wajib ganti atau buat laporan panisme

Purchase Order Bahan
– Cek Cashflow selalu ada ready
– Foto barang belanja datang dan harganya

Update setiap hari data stok unit
Kirim Ss data stok ke grup dan perintahkan pembuatan unit yg kosong

Jika ada barang dengan catatan khusus smpaikan dengan cermat agar tidak keliru produksi

Quality control kualitas unit setelah jadi
Quality control sebelum unit d kirim

Cek pekerja yg bermasalah/ bolos kerja berhari-hari mintai kepastian dan SP

Cari tahu kenapa pekerja tidak masuk dan alasan mreka apa (lalu kabari owner alasannya)

Jika ada yg out cari tahu alasan mereka out apa (lalu kabari owner alasannya)

Atur jam masuk jam istirahat jam pulang (jika ada melanggar SP)

Briving seminggu sekalih pagi hari / ketika ada hal penting urgent

Atur masalah parkir anak” dan manusia nya

Ceklock dan loker lemari selalu di utamakan pemakaian nya

Pastikan nota dan surat jalan sudah di buat pagi hari siang hari sebelum supir berangkat

Pastikan nota dan surat jalan aman tidak ada data yg kliru

Mengingat apa saja yg di bawa supir seperti sperpat & alat

Melihat keadaan gudang aman atau tidak, bocor, rusak, kotor dan negatif lainnya

1. Sebelum kirim cek Pom pastikan menyala normal dan part dan bonus dll lengkap semuah
2. Pastikan unit yg akan di kirim layak trima tidak kotor dan sudah melalui masa qualiti kontrol
3. Kasih pelindung spon kardus agar cat aman
4. Selalu bawa alat bahan sperpat cadangan jaga” part error, bawa (BOR, KABEL, PS , CPU , NOZZLE , ROTAX 2 , KEYPAD, KABEL DLL ) Ketika unit ada yg rusak segera perbaiki ulang dan lain sebagainya

Prosedur

1. Monitoring Order Masuk

– Memantau grup admin secara berkala

– Mengonfirmasi kepada admin apabila terdapat order yang belum diinformasikan di grup

2. Verifikasi Data Order

– Memastikan detail pesanan sesuai dengan permintaan customer

– Meliputi: jenis unit, spesifikasi, dan permintaan khusus

3. Pemisahan Komponen Harga

– Memisahkan pencatatan antara:

    -> Harga unit

    -> Biaya ongkir

– Bertujuan agar data lebih jelas dan mudah dianalisis

4. Input Data ke Spreadsheet

Menginput data secara lengkap dan rapi, meliputi:

– Tanggal order

– Nama customer

– Nomor telepon

– Alamat

– Deskripsi unit

– Harga unit

– Ongkir

5. Koordinasi Jadwal Pengiriman

– Berkoordinasi dengan admin terkait estimasi waktu pengiriman

– Memastikan jadwal tercatat dan terupdate

6. Update dan Kontrol Data

– Melakukan pengecekan ulang data secara berkala

– Memastikan tidak ada data yang terlewat atau tidak sesua

Tujuan:

Memastikan data deal khusus owner tercatat secara ringkas, jelas, dan mudah dipantau.

Prosedur:

1. Penginputan Data Dasar

   Menginput data utama secara singkat dan jelas, meliputi:

– Tanggal kirim

– Lokasi (Kabupaten dan Kecamatan)

– Deskripsi unit (menggunakan singkatan)

– Harga deal

2. Penulisan Deskripsi Singkat

   Menggunakan singkatan yang umum dan konsisten

3. Format Penulisan Lokasi

   Menuliskan lokasi secara ringkas tanpa detail alamat lengkap, cukup:

– Kabupaten

– Kecamatan

4. Input Harga Deal

   Memastikan harga yang diinput adalah harga deal final yang telah disepakati.

Tujuan:

Memastikan aktivitas produksi berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan tanpa kendala melalui pengawasan rutin setiap hari.

Prosedur:

1. Kontrol Pagi (Awal Kerja)

– Mengecek kehadiran karyawan produksi

– Mengingatkan dan memastikan orderan yang akan diproduksi hari ini

– Menanyakan progres pekerjaan dari hari sebelumnya

2. Kontrol Siang (Tengah Hari)

– Mengecek proses pekerjaan yang sedang berjalan

– Mengidentifikasi kendala yang dihadapi pekerja

– Memberikan arahan atau solusi jika diperlukan

– Mengingatkan waktu istirahat

3. Kontrol Sore (Akhir Kerja)

– Mengecek hasil pekerjaan hari ini

– Menanyakan kendala yang terjadi selama proses produksi

– Mencatat pekerjaan yang sudah selesai dan yang belum selesai

– Menentukan tindak lanjut untuk hari berikutnya

QUALITY CONTROL ETALASE

1. Struktur & Kekuatan

– Rangka kuat, tidak goyang, dan tidak bengkok


2. Finishing & Tampilan

– Tidak ada baret/gores

– Warna tidak kusam

– Lem tidak berantakan


3. Kaca & Pemasangan

– Kaca tidak baret/pecah

– Karet terpasang rapat

– Tidak ada celah


4. Presisi & Ukuran

– Tidak miring

– Sudut siku

– Ukuran sesuai pesanan admin


5. Kebersihan

– Bebas debu dan noda

– Sudah dibersihkan sebelum kirim


Standar:

– Semua sesuai → boleh kirim

– Ada masalah → wajib perbaikan


QUALITY CONTROL RAK

1. Kekuatan

– Rak kokoh, tidak goyang, tidak retak


2. Kerapian

– Sambungan rapi dan lurus

– Pinggiran halus (tidak kasar)

– List/finishing tepi depan rapi dan tidak bergelombang


3. Finishing

– Cat tidak belang / tidak “panu”

– Tidak ada baret atau bekas


4. Presisi & Ukuran

– Tidak miring, sudut siku

– Ukuran sesuai pesanan admin


5. Kebersihan

– Bersih dari debu dan noda

– Sudah dibersihkan sebelum kirim


Standar:

– Rapi & layak → kirim

– Terlihat kasar / tidak sesuai → perbaiki


QUALITY CONTROL DIVISI SETTING

1. Fungsi Mesin

– Pom menyala normal

– Lampu indikator menyala dengan baik dan sesuai


2. Kebocoran

– Tidak ada kebocoran pada selang dan sambungan

– Lem sealant rapi dan tertutup dengan baik


3. Pemasangan

– Semua komponen terpasang dengan benar dan kencang

– Kelengkapan unit (stiker & bonus) tersedia


4. Kelistrikan

– Kabel dalam kondisi aman dan tidak terkelupas

– Saklar berfungsi normal


5. Kebersihan & Kerapian

– Unit bersih dan rapi

– Tidak ada cat yang berantakan

– Ukuran dan spesifikasi sesuai pesanan admin

– Sudah dibersihkan dan wrapping sebelum kirim


Standar:

– Berfungsi normal & lengkap → kirim

– Terdapat masalah → perbaiki


QUALITY CONTROL DIVISI CAT

1. Kualitas Cat

– Warna merata dan tidak belang

– Tidak kusam dan tidak “panu” (bercak/noda)


2. Permukaan

– Hasil cat halus dan rata

– Tidak ada gelembung, tetesan, atau kasar


3. Ketebalan Cat

– Cat menutup dengan baik (tidak tipis / tidak belang)


4. Kerapian

– Tidak ada cat yang berantakan di bagian lain

– Area yang tidak dicat tetap bersih


5. Kebersihan

– Tidak ada debu menempel pada cat

– Unit dalam kondisi bersih


6. Kelayakan

– Cat sudah kering sempurna

– warna sesuai pesanan admin atau stock unit yang diharuskan

– Siap ke proses berikutya divisi setting


Standar:

– Warna rata & halus → lanjut ke divisi setting

– Belang / kusam / kotor → perbaiki


QUALITY CONTROL DIVISI LAS

1. Kekuatan Las

– Hasil las kuat dan tidak retak

– Tidak mudah lepas


2. Kerapian Las

– Hasil las rapi dan tidak berantakan

– Tidak ada tonjolan berlebih


3. Presisi Rangka

– Rangka pom tidak miring

– Sudut siku dan posisi rangka lurus


4. Dudukan Dasar

– Dudukan mesin sudah sesuai posisi dasar

– Tidak miring dan tidak bergeser

– Siap untuk proses divisi setting nantinya


5. Keamanan

– Tidak ada sisa las tajam atau berbahaya

– Sudah dirapikan


6. Kelayakan

– Rangka siap ke proses cat

– Tidak ada cacat struktur

– pesanan sesuai admin atau stock unit yang diharuskan

– Siap ke proses berikutya divisi cat


Standar:

– Kuat & presisi → lanjut ke divisi cat

– Retak / miring / tidak rapi → perbaiki

Tujuan:

Memastikan ketersediaan stok unit sesuai dengan standar minimal yang telah ditentukan untuk mendukung kelancaran penjualan dan produksi.

Prosedur:

1. Pengecekan Stok Unit

   Melakukan pengecekan jumlah stok unit secara berkala pada spreadsheet sesuai dengan data aktual.

2. Perbandingan dengan Standar Minimal

   Membandingkan jumlah stok unit dengan standar minimal yang telah ditentukan oleh owner.

3. Tindak Lanjut Kekurangan Stok

– Jika stok di bawah standar minimal, segera menginformasikan kepada tim produksi untuk dilakukan penambahan produksi

– Memastikan unit yang kurang menjadi prioritas produksi

4. Tindak Lanjut Kelebihan Stok

– Jika stok melebihi standar, menghentikan atau menunda produksi unit tersebut

– Menghindari penumpukan stok berlebih

5. Kondisi Stok Sesuai

– Jika stok sesuai dengan standar, tidak perlu dilakukan penambahan produksi

– Produksi dapat dihentikan sementara

6. Update Data

   Memastikan data stok selalu diperbarui sesuai kondisi terbaru agar tetap akurat dan up to date.

Data stok unit tersusun rapi dan dapat digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan produksi.

Prosedur:

1. Penerimaan Barang

   Menerima barang yang datang dari pembelian offline maupun online.

2. Pengecekan Barang (Offline)

   Untuk pembelian di toko:

– Memeriksa jumlah barang sesuai dengan pembelian

– Memastikan kondisi barang baik (tidak rusak/cacat)

– Langsung melakukan pencatatan ke sheet “Barang”

3. Pengecekan Barang (Online/Shopee)

   Untuk pembelian melalui Shopee:

– Memastikan barang yang datang sesuai dengan pesanan (checkout)

– Memeriksa jumlah dan kondisi barang

– Mencatat barang yang sudah diterima ke sheet “Barang”

4. Monitoring Barang Belum Datang

– Mengecek secara berkala pesanan Shopee yang belum diterima

– Memastikan tidak ada barang yang terlambat atau terlewat

5. Penanganan Ketidaksesuaian

– Jika jumlah tidak sesuai atau barang rusak, dicatat pada keterangan

– Dilakukan tindak lanjut (komplain/retur jika diperlukan)

Tujuan:

Memastikan ketersediaan bahan dan sparepart tercatat dengan akurat serta terkontrol untuk mendukung kelancaran produksi.

Ruang Lingkup:

Pengecekan dan pencatatan jumlah stok bahan dan sparepart pada setiap divisi.

Prosedur:

1. Persiapan Data

   Menggunakan daftar bahan dan sparepart yang telah tersedia sebagai acuan pengecekan.

2. Pengecekan Stok Fisik

   Melakukan pengecekan langsung terhadap jumlah stok di setiap divisi (gudang/area kerja).

3. Pencatatan Data Stok

   Mencatat jumlah stok aktual ke dalam spreadsheet sesuai dengan daftar bahan yang ada.

4. Penyesuaian Data

   Membandingkan antara data stok sebelumnya dengan hasil opname, kemudian melakukan penyesuaian apabila terdapat selisih.

5. Identifikasi Selisih

   Mencatat apabila terdapat selisih stok (kurang/lebih) dan memberikan keterangan.

6. Update Data Berkala

   Melakukan opname secara berkala agar data stok selalu akurat dan up to date.

Tujuan:

Memastikan seluruh alat kerja di setiap divisi tersedia, tercatat dengan akurat, dan dalam kondisi baik untuk mendukung operasional.

Ruang Lingkup:

Pengecekan jumlah, kondisi, dan keberadaan alat kerja pada setiap divisi.

Prosedur:

1. Persiapan Data

   Menggunakan daftar alat kerja per divisi yang telah ditentukan sebagai acuan pengecekan.

2. Pengecekan Jumlah Alat

   Melakukan pengecekan jumlah alat kerja secara langsung di setiap divisi dan membandingkan dengan data yang tersedia.

3. Identifikasi Selisih

– Jika jumlah kurang: menanyakan kepada divisi terkait keberadaan alat (dipinjam, dipindahkan, atau hilang)

– Jika jumlah lebih: melakukan update data pada spreadsheet sebagai penambahan alat dari owner

4. Pengecekan Kondisi Alat

   Memastikan kondisi alat dalam keadaan baik dan layak pakai.

5. Evaluasi Alat Rusak

– Mencatat alat yang rusak

– Mengidentifikasi penyebab kerusakan

– Menyampaikan hasil evaluasi untuk dibahas pada briefing

6. Update Data

   Memperbarui data alat kerja pada spreadsheet sesuai hasil pengecekan agar data selalu akurat dan up to date.

Tujuan:

Memastikan seluruh arus kas (uang masuk dan keluar) tercatat dengan rapi, akurat, dan dapat dipantau untuk kebutuhan operasional pembelian bahan.

Ruang Lingkup:

Pencatatan uang masuk dan uang keluar terkait aktivitas pembelian bahan secara online maupun offline menggunakan kas kantor.

Prosedur:

1. Pencatatan Uang Masuk

   Mencatat seluruh uang masuk ke dalam sheet “Cashflow”, meliputi:

    – Tanggal

    – Sumber uang masuk

    – Nominal

    – Divisi yang dibelanjakan

2. Pencatatan Uang Keluar (Pembelian)

   Mencatat seluruh pengeluaran untuk pembelian bahan ke dalam sheet “Cashflow”, meliputi:

    – Tanggal

    – Jenis pengeluaran (belanja bahan)

    – Nominal

    – Divisi yang dibelanjakan

3. Keterkaitan dengan Data Belanja

   Setiap pengeluaran yang dicatat di sheet “Cashflow” harus memiliki rincian detail pada sheet “Belanja” sesuai divisi dan jenis barang.

4. Pengecekan Kesesuaian Data

   Melakukan pengecekan antara sheet “Cashflow” dan sheet “Belanja” untuk memastikan nominal sesuai dan tidak terjadi selisih.

5. Update Data Secara Berkala

   Melakukan input dan update data setiap terjadi transaksi agar data selalu up to date.

Standar Data:

– Semua uang masuk dan keluar wajib tercatat

– Nominal harus sesuai dengan transaksi nyata

– Tidak boleh ada data ganda atau terlewat

– Data harus sinkron antara sheet “Cashflow” dan sheet “Belanja”

Data arus kas tersusun rapi dan dapat digunakan untuk monitoring keuangan serta kontrol pembelian bahan.

Prosedur:

1. Waktu Pengambilan Video

– Video dilakukan sebelum barang dikirim

– Video juga wajib dilakukan setelah barang sampai di lokasi tujuan

 

2. Durasi Video

– Durasi video maksimal 30–40 detik

– Jika jumlah unit banyak, setiap unit direkam ±2–3 detik hingga total video tetap 30–40 detik

 

3. Teknik Pengambilan Video

– Video harus stabil (tidak goyang)

– Pengambilan dilakukan dengan gerakan pelan dan tidak terburu-buru

– Menghindari gerakan cepat atau tidak fokus

 

4. Jarak Pengambilan

– Menampilkan unit secara full body

– Tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh

– Unit terlihat jelas secara keseluruhan

 

5. Posisi Pengambilan Video

– Video diambil dengan posisi vertikal (portrait)

– Tidak diperbolehkan menggunakan posisi horizontal (landscape)

 

6. Jumlah Video

– Sebelum pengiriman: 4 video

– Setelah sampai di lokasi tujuan: 4 video

– Total video: 8 video

 

Standar Video:

– Total 8 video (4 sebelum kirim dan 4 setelah sampai)

– Durasi setiap video 30–40 detik

– Posisi vertikal (portrait)

– Video stabil, jelas, dan tidak terburu-buru

1 Tujuan: Prosedur ini bertujuan untuk memastikan proses pencatatan gadai / utang dilakukan secara akurat, jujur, tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku

2 Bon Maximal 300 rb aturan bon potong minggu itu juga tanpa ngatur” jika tidak setuju maka tidak jadi bon 

3 Bon di atas 500 rb tidak ada hutang / bon adanya gadai. Gadai tempo paling lambat tanggal [Tanggal Pelunasan]. Jika terjadi keterlambatan. Maka barang gadai akan ……. sesuai kesepakatan

4 Perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak mana pun dan ditandatangani di atas materai Rp10.000. pegadai harus wajib memfasilitasi dan menyiapkan dokumen

PROSES 

5 PIHAK PERTAMA memberikan pinjaman Rp [Jumlah Pinjaman] kepada PIHAK KEDUA dengan jaminan berupa [Jenis Jaminan seperti BPKB, sertifikat rumah, dsb.]. Jika sampai tanggal [Tanggal Jatuh Tempo] pinjaman tidak dilunasi, maka jaminan dapat dialihkan kepemilikannya kepada PIHAK PERTAMA sebagai bentuk pelunasan.

6 Batas Nominal Max Gadai 1x gaji 1 bulan

7 Syarat ketentuan selain barang jaminan gadai ada negosiasi & komunikasi untuk melunasi hutang

8 Pihak kedua bisa mencicil untuk melunasi pada kesepakatan yg di buat sampai kapan

9 Jika Gadai melebihi gaji 1 bulan. Wajib untuk memberikan alasan tambahan

10 Jika proses berjalan alot pihak pertama mempunyai hak untuk memantau/memeriksa dengan mengirimkan pesan kepada pihak kedua untuk persiapan penagihan hutang/gadai

11 Pihak pertama punya hak untuk menindaklanjuti tagihan molor ketika lewat jatuh tempo berupa teguran datang kerumah / jika menghilang akan ada komunikasi pemberitahuan lain ke keluarga pihak kedua atau kerabat lainya pacar, saudara, teman, tetangga dll

12 Pencatatan dan Verifikasi / Melakukan pembaruan (update) data gadai/utang setelah pembayaran masuk

13 Jika dirasa masih tidak koperatif atau lari atau banyak alasan dalam masa jatuh tempo maka pihak pertama sudah bisa menjual hasil gadai tersebut sesuai kesepakatan di awal (resiko pemecatan)

1 Khusus Admin jika libur panjang di atas 3 hari wajib taruh hp operasional di kantor untuk di pegang admin lainya

2 Lalukukan izin libur ketika malam hari jangan mendadak biar team satu divisi tidak gendadapan 

3 Cuti libur maximal 5 hari lebih dari itu wajib laporan berkala laporan grup ke teman satu divisi biar d ambil alih kerja team lainya

4 Jika izin tidak masuk (pendek maupun panjang), laporan grup ke teman satu divisi biar d ambil alih kerja team lainya

5 Jika sakit bukti foto obat, foto diri atau surat dokter, jika izin panjang sertakan informasi berkala per 3 hari laporan dengan bukti (agar dapat tunjangan)

6 Jika ada acara penting dll, tetap sertakan laporan bukti foto dll

7 Jika libur sertakan kapan masuk kerja lagi, jika dalam 3 hari tidak ada kabar laporan berkala maka di anggap out

8 Sering bolos tanpa izin ketika deadline / tidak ada bukti / alasan dll (Langsung SP5)

Peraturan Peminjaman Alat 

Peraturan ini bertujuan untuk kepercayaan, kejujuran, tanggung jawab kepada karyawan. (berhubungan dengan masa kerja dan pemecatan)

Peminjam wajib untuk lapor grub mengajukan permohonan berupa:

– Foto barang yang di pinjam.

– Perjanjian waktu pengembalihan/jatuh tempo.

Sebelum barang dibawa/dipinjam pihak kedua harus menunggu persetujuan dari pihak pertama.

Jika barang belum dikembalikan pada waktu yang disepakati, maka akan dikenakan biaya denda perhari. (mengikuti aturan pasar lainya)

Pihak pertama dan kedua wajib mengecek kondisi barang bersama-sama untuk memastikan barang dalam keadaan baik atau ada kerusakan.

Pihak kedua harus bertanggung jawab penuh jika barang yang di pinjam ada kerusakan, kendala, atau hilang. (ganti unit dalam waktu itu juga dan sangsi SP sesuai kesalahan)

Jam istirahat 11.50 – 13.00

Jam minim kerja 07.30 

Bagi yg terlambat brangkat dan belum jam selesai kerja tapi pulang kena denda 10-20 rb 

Barang datang laporan jumlah (sesuai divisi)

Barang mau habis laporan belanja (sesuai divisi)

T set setelah rakit d tes dulu, kasih aman anti hujan

T cet stok warna desain di ingat, cet jangan dlewer dan boros

T las cek kualitas las kekuatan dan presisinya

Nyapu bersih” setiap posisi tempat kerja per divisi

Saling mengingatkan pekerjaan walau beda divisi 

Aturan bon potong setiap minggu tanpa ngatur”

Gerinda 1 orang 1 gerinda di rawat masing”

Kalo tidak masuk laporan ke teman satu divisi biar d kerjakan teman lainya

Pinjam / ambil barang nempil harus izin atau foto kirim ke grub

Merahasiakan sistem kerja disini tidak banyak cerita orang luar

#perbanyak poin plesnya 

#lakukan dengan satset dan rapi

#inisiatif tidak kowah kowoh saja

#bertanya ke rekan jika bingung

#jarang melakukan kesalahan

#bekerja mut semangat

#memberikan energi positif

#memberi saran solusi win

#flendly dan saling baik dgn pekerja lain

#responsif

#merahasiakan sistem kerja disini tidak banyak cerita orang luar apa yg di buat gaji dll banyakin diam bilang saja kurang tahu

Peraturan 

•Waktu Disiplin Kerja 

•Salah pekerjaan/kerusakan

•Lupa piket dan harinya

•Bolos tanpa izin ketika deadline / tidak ada bukti

•Sengaja menghilangkan barang & merusak barang & pinjam lupa di kembalikan (langsung sp 4)

•Gembosi, mencuri, berkhianat, tikung srobot melakukan jual beli pribadi dari data pembelian admin dengan modus apapun (langsung sp 5)

—————————————————————

Akibat Panisme

Sp 1 teguran (kecuali telat langsung SP2)

Sp 2 denda 10% 

Sp 3 denda 20%

Sp 4 libur 3 hari / piket wc latar 1 bulan / denda sesuai harga barang baru (sesuai kesalahan)

Sp 5 libur 1 bulan / Out & denda 10X (sesuai kesalahan)

*Sp start ulang berlaku dalam 1 bulan kerja*

—————————————————————-

Benefit Bonus

A. Bonus bagi 3 orang saja yg melakukan kesalahan paling sedikit dan paling baik dalam berkerja akan mendapatkan bonus uang per bulan dan promosi

B. Tunjangan bagi yg mendapat kesusahan / sakit / hal berat lainya (dan ada hasil patungan seikhlasnya teman”) (syarat dengan bukti video dan surat lainya)

C. Bantuan keringanan uang transportasi bagi yg jauh

D. Bonus Extra 6 Bulanan :

#bagi yg poin plesnya banyak

#jarang melakukan kesalahan

#bekerja dengan baik  

#memberikan energi positif

#memberi saran solusi win

#flendly dan saling baik dgn pekerja lain

#responsif

Maka per 6 bulan akan d pilih 3 orang untuk mendapatkan bonus spesial

KONTRAK PEKERJA GIGIHGROUP

Kewajiban Pekerja Berkewajiban: Mengikuti seluruh aturan yang telah diberikan

Tidak menyebarkan ataupun membagikan akses data GigihGroup ini tanpa izin dalam bentuk apapun, data yg dimaksud yaitu: data pembeli, data sop, data base apapun yg bersangkutan dengan data GigihGroup

Jika Anda disini kerja lalu main belakang / mencuri barang / merugikan / khianat srobot/ data pembelian ulang GG/ data pembeli GG di sebarkan atau diberikan ke pihak lain pesaing / produsen / principle lain maka akan berdampak konsekuensi yg telah disepakati bersama (konsekuensi SP5 / contrak kewajiban)

Jika Anda mengetahui ada salah satu pekerja atau team divisi GG yg main belakang/ khianat/ srobot/ data pembelian ulang / mencuri barang / mengambil data / merugikan segera kasih tau atau laporan ke kantor GG bagian admin dll. (Jaminan data Anda pelaporan aman RAHASIA) dan dia anggap bebaskan dari masalah

Tapi jika Anda tau ada divisi lain yg main belakang/ khianat/ srobot/ data pembelian ulang / mencuri barang / merugikan ada aturan yg dilanggar dll. Tapi Anda memilih untuk diam dan tidak segera melapor ke Admin GG (maka konsekuensi yg di dapat akan sama yaitu SP5 / Contrak kewajiban)

(Semuah yg melanggar dengan modus apapun langsung sp 5)

Mengikuti peraturan dan panisme benefit yg berlaku Panisme Sanksi dan Pemecatan

Jika pekerja melanggar aturan, GigihGroup berhak untuk memecat dan panisme denda SP5 sesuai peraturan dan pekerja harus reset data apapun yg berasal dari Gigihgroup melakukanya di depan Owner dan lainya

GigihGroup berhak untuk mengajukan tuntutan kepada peserta secara hukum jika didapati pekerja mengambil, menyebarluaskan data, memberi akses kepada orang lain, tikung srobot dan melakukan jual beli pribadi dari data para pembelian Gigihgroup dengan modus apapun tanpa izin pemberitahuan Gigihgroup maka

Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Undang-Undang ITE adalah dasar hukum yang mengatur transaksi elektronik, termasuk perlindungan data dan informasi yang beredar dalam dunia maya. Beberapa poin penting yang terkait dengan perlindungan data dalam UU ITE antara lain:

Penggunaan data pribadi data perusahaan yang melanggar ketentuan hukum dapat dikenakan sanksi pidana atau denda.

Data pribadi perusahaan yang digunakan dalam transaksi elektronik harus dilindungi dari akses yang tidak sah.

Menjamin keberlakuan kontrak elektronik yang melibatkan data pribadi antara pihak yang bertransaksi.

Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP)

UU PDP, yang disahkan pada tahun 2022, merupakan regulasi yang paling lengkap dan spesifik dalam mengatur perlindungan data pribadi di Indonesia. Beberapa poin penting yang tercakup dalam undang-undang ini antara lain:

Definisi Data Pribadi: Data pribadi meliputi informasi apa pun yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi individu, seperti nama, alamat, nomor telepon, dan data lain yang terkait dari data GigihGroup

Kewajiban Pengendali Data: Pengendali data (perusahaan atau entitas yang mengumpulkan data) wajib melakukan perlindungan terhadap data pribadi dan memenuhi kewajiban transparansi dalam pengumpulan dan penggunaan data tersebut

Sanksi: Pengendali data yang melanggar ketentuan perlindungan data pribadi dapat dikenakan sanksi administratif, denda, hingga sanksi pidana, tergantung pada jenis pelanggaran

Anda tidak di perkenankan menjual, membagikan atau jenis bentuk pendistribusian lainya, anda juga tidak diperkenankan mengubah aplikasi data ini dalam bentuk apapun

Teknologi yg ada di dalam aplikasi data ini sudah / bisa melakukan tracking jika ada penyalahgunaan bentuk fungsi dan cara pendistribusian 

Perjanjian ini dibuat dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak mana pun dan ditandatangani di atas materai Rp10.000

Pernyataan Setuju 

Dengan menguplod foto dan tanda tangan ini ataupun “Complete” di bawah ini, peserta setuju untuk mematuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan. SETUJU

Alplikasi data ini juga telah di lindungi hak cipta sesuai dengan undang-undang hak cipta pasal 113 ayat 3, yg isinya. Setiap orang dengan sengaja dan tanpa melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta dapidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan / denda paling banyak 1.000.000.000,00.

Dengan membaca sampai sini, maka secara otomatis anda di anggap sudah membaca dan menyetujui syarat ketentuan ini.